blogger leoroses..,,jangan lupa comentar semua atw cacimaki bila gak berkenan bagi anda

Jumat, 30 Januari 2009

Adakah WAKTU untuk BERSENANG-SENANG ?


Pernah kah terpikir oleh Anda, bahwa Anda memiliki WAKTU untuk bersenang-senang? Atau apakah Anda termasuk orang yang tidak pernah bersantai? Tidak pernah rileks? Apakah Anda orang yang tidak pernah meluangkan waktu untuk bepergian sekedar untuk bersenang-senang?

Banyak orang di dunia ini tidak memiliki panduan yang mengajarinya bagaimana cara bersantai. Mereka ini bahkan sering menganggap KERJA adalah HOBI. Mereka ini sangat senang bekerja non-stop untuk mencapai tujuan dan imbalan yang sebenarnya tidak jelas. Jika mereka tidak sibuk bekerja, mereka akan merasa cemas dan tertekan.

Yang mengherankan, pada umumnya figur seperti ini dikagumi, dipuja, dihargai, dan membuat orang lain merasa iri karena mereka ini terkesan bisa melakukan segalanya. Mereka selalu datang ke rapat-rapat panitia atau ke berbagai pertemuan bisnis. Satu hal yang mungkin tidak diketahuinya adalah, bahwa apa yang dilakukannya itu bisa berpotensi menjadi sumber kehancuran dirinya maupun keluarganya.

Mereka yang selalu berpacu ini, biasanya penuh dengan ketidaksabaran, menuntut diri sendiri maupun orang lain, dengan harapan-harapan yang tidak realistis, bahkan sering tidak mungkin dicapai. Dan, jika mereka gagal mencapai apa yang dicita-citakan, mereka menemui kesulitan mencari teman untuk berbagi kesedihannya.

Hal ini karena gengsinya yang sudah terlanjur tinggi, akibat banyaknya pujian maupun penghargaan yang mereka terima dari lingkungannya. Atau bisa jadi, ini disebabkan sewaktu masa anak-anak, mereka dilatih untuk mandiri terlalu dini...hehehe... Sehingga saat dia dewasa menjadi merasa terlalu mandiri gitu, merasa nggak butuh bantuan orang lain, bahkan sering menganggap, orang lain lah yang butuh bantuannya, tanpa dia, maka orang lain nggak bisa maju.

Orang-orang semacam ini, umumnya memiliki lebih dari sebuah rencana kerja, bisa dua - tiga, atau beberapa rencana cadangan yang siap untuk mereka realisasikan. Tetapi hal itu seringkali jarang mereka jalankan semuanya. Akhirnya itu hanya mebuang-buang waktu dan energi pikiran...justru menjadikannya semakin buruk.

Ada hal yang selalu membuat geli saya, yaitu ada orang yang selalu serius menghadapi apa saja. Tidak peduli apakah hal itu ringan atau berat, orang ini selalu saja serius saat menghadapinya, sehingga seringkali menjadi tidak tanggap terhadap lingkungan tempat hidupnya...tidak bisa berempati lagi pada orang-orang di sekelilingnya.

Orang-orang semacam inilah yang disebut sebagai gila kerja, pecandu kerja atau workaholic, yang disebabkan oleh komitmen berlebihan terhadap uang, dan rencana yang muluk-muluk, atau bisa jadi juga karena mereka tidak mampu mengenali kekurangannya sendiri. Sehingga mereka menjadikan KERJA sebagai PELARIAN.

Tetapi anehnya lagi, kita bahkan seringkali justru menyanjung-nyanjung para workaholic ini, kita justru memberikan salut kepada mereka para pecandu kerja ini. Kita juga memberinya status oke dan menerima alasannya. Sementara pihak keluarganya tidak kebagian waktu untuk bercengkerama dengannya.

Workaholic atau gila kerja ini sudah masuk kategori penyakit kejiwaan, perasaan tertekan, tidak puas, selalu ingin sempurna menurut standarnya sendiri. Orang ini tidak mau berlibu, tidak bisa bersantai, tidak menyukai akhir pekan, dan tidak berhenti membebani dirinya dengan mengerjakan segala sesuatu sendirian saja.

Target, impian masa depan atau cita-cita memang diperbolehkan dan bahkan disarankan untuk kita buat bagi kesuksesan diri kita sendiri. Tetapi jika itu sudah menjadi obsesif, kompulsif, dan terlalu berambisi untuk mencapai sukses...itu BUKANLAH JALAN untuk mencapai kesempurnaan HIDUP.

Berani BERTINDAK Dengan KERENDAHAN HATI


Yang saya maksudkan dengan "kerendahan hati" adalah "tidak sombong". Lawan kata dari "kesombongan" adalah "kerendahan hati". Berani bertindak dengan kerendahan hati, berarti: melakukan segala sesuatu perbuatan dengan tanpa bersikeras membuktikan diri di hadapan orang lain. Dan ini memang membutuhkan suatu keberanian tersendiri.

Berani tidak membuktikan kehebatan diri sendiri di depan orang lain, itu tidak mudah. Kecenderungan sifat manusia adalah ingin membuktikan sesuatu kepada orang lain. Jika Anda membuktikan kehebatan diri sendiri kepada orang lain, dengan tanpa mempertimbangkan tempat dan waktu yang tepat; itu akan membahayakan diri Anda secara psikologis.

Kebanyakan orang seringkali lupa tentang "kerendahan hati" saat mereka bertindak. Jika Anda berani bertindak, tanpa kerendahan hati, bisa mengakibatkan orang menjauhi Anda. Dan, mereka bisa berbicara di "belakang punggung" Anda, bahwa Anda sebenarnya tidak percaya diri, sehingga menjadi sombong. Bahkan, bisa jadi mereka akan membenci Anda. Inilah bahaya psikologis akibat "kesombongan".

Kebanyakan orang tidak tahan dengan "membuktikan diri sendiri" ini, karena manusia memang cenderung punya kesulitan untuk tidak menyombongkan diri. Oleh sebab itu, saya mengatakan pada Anda, perlu "keberanian besar" untuk bertindak dengan "kerendahan hati". Jika suatu saat Anda tergoda untuk menyombongkan diri, cobalah untuk menahan godaan itu. Anda harus melakukan upaya dengan tindakan langsung, untuk menahan diri Anda terhadap "kesombongan" tersebut.Anda harus selalu mencoba mempraktekkan usaha-usaha untuk menumbuhkan kerendahan hati yang tulus tersebut, sehingga Anda akan merasakan ketenangan dan kedamaian; tanpa perlu harus menyombongkan diri Anda.

Sudah menjadi kesepakatan umum, bahwa orang lebih tertarik pada pribadi yang tenang, percaya diri, komunikatif, ramah, tulus, dan tidak menyombongkan dirinya. Anda boleh menceritakan keberhasilan Anda, tetapi tetap terkendali dan tidak memberikan kesan, bahwa Anda mensyukuri nasib buruk orang lain. Coba praktekkanlah sehari-hari "kerendahan hati" ini, dan rasakan semangat Anda.

Selasa, 27 Januari 2009

KHALIL GIBRAN

Are You In Love With Someone?
When you are together with that special someone, you pretend to ignore that person.
But when that special someone is not around, you might look around to find them.
At that moment, you are in love.Although there is someone else who always makes you laugh,your eyes and attention might go only to that special someone.
Then, you are in love.
If you are much more excited for one short e-mail fromthat special someone than other many long e-mails,you are in love.
When you get a couple of free movie tickets, you wouldnot hesitate to think of that special someone.
Then, you are in love.You keep telling yourself, "that special someone is just a friend", but you realize that you can not avoid that person's special attraction.
At that moment, you are in love.
While you are reading this e-mail, if someoneappears in your mind,then u are in love with that person.
Love Is Unseen

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan...
Tapi ingatlah...
melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari...
dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai
betapapentingnya orang yang telah menyentuh kehidupanmereka...

CINTA yang AGUNG


Adalah ketika kamu menitikkan air matadan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIHmenunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang laindan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Akuturut berbahagia untukmu'Apabila cinta tidak berhasil...
BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnyadan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah...
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dankehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu matibersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalumenang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketikamereka jatuh

TEMAN SEJATI...

mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa..
'Menunggu selamanyaketika kamu berkata
'Tunggu sebentar'Tetap tinggalketika kamu berkata
'Tinggalkan aku sendiri'
Membuka pintumeski kamu BELUM mengetuk dan berkata
'Bolehkah saya masuk?

'MENCINTAI...


BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyimenggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Akan tiba saatnyadi mana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKANkarena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKANkarena kita menyadaribahwa orang itu akan lebih berbahagia,
apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamubenar2 mencintaiMELAINKAN...
BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATILebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADAberjalan bersama orang 'yang tersedia'Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADAorang yang berada di sekelilingmuLebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuanghanya dengan 'seseorang'

:-: CINTA (1) :-:


Lalu berkatalah Almitra,
Bicaralah pada kami perihal Cinta.
Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu,
dan keheningan menguasai mereka.
Dan dengan suara lantang dia berkata:
Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara hujung-hujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman.
Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau,
demikian pula dia akan menghukummu.
Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu,
demikian pula dia ada untuk mencantasmu.
Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu
yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi.
Laksana selonggok jagung dia menghimpun engkau pada dirinya.
Dia menghempuk engkau hingga kau telanjang
Dia mengasing-asingkan kau demi membebaskan engkau dari kulitmu.
Dia menggosok-gosok engkau sampai putih bersih.
Dia meramas engkau hingga kau menjadi lembut;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya sehingga engkau bisa menjadi hidangan suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kau fahami rahsia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu untuk menutupi tubuhmu dan melangkah keluar dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kau dapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa-apa pun kecuali dari dirinya sendiri.Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki;
Kerana cinta telah cukup bagi cinta.
Pabila kau mencintai kau takkan berkata, "Tuhan ada di dalam hatiku," tapi sebaliknya, "Aku berada di dalam hati Tuhan.
"Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan memerlukan keghairahan,
biarlah ini menjadi keghairahanmu:
Luluhkan dirimu dan mengalirlah bagaikan anak sungai,
yang menyanyikan alunannnya bagai sang malam.
Kenalilah penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Rasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tentang cinta;
Dan menitiskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati berawangan dan mensyukuri hari baru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan kemudian tidur bersama doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sekuntum nyanyian puji-pujian pada bibirmu.
('Dari Sang Nabi')
:+: Khalil Gibran :+: