blogger leoroses..,,jangan lupa comentar semua atw cacimaki bila gak berkenan bagi anda

Sabtu, 31 Januari 2009


cinta ini takkan berubah...


Tuk mengucapkan selamat tinggal
Karena aku takkan pernah bisa
Melepasmu di gelapnya malam

Rasa yang begitu besar slalu disisiku
Ku tak mudah jatuh cinta
Coba kau rasakan perasaan ini
Akankah sama denganku?

Tempat ini begitu ramai
Namun ku tetap merasa sepi
Karna Kau tak menemaniku
Hanya bayangmu yang menghantuiku

Cintaku ini takkan pernah bisa berubah
Hanya untukmu
Seluruhnya kuserahkan padamu
Yang begitu menyayangimu hingga akhir penantianku
MAWAR MUDA

Jika aku menunggu mekarmu penuh
Akankah harummu mampu kurengkuh
Di sini --menanti, kuncupmu tumbuh
Sembari cemas ini tak jua mau luruh

Di bawah semburat putihmu nan teduh
Anganku mengembara mengkhayal jauh
Sepucuk kata terkulum, akankah jatuh
Di antara desah resah penuh kisruh

O mawar muda nan ayu bersahaja
Dalam panas mentari, elokmu menebarkan makna
Menepiskan duka, menghantarkan bahagia
Menarik segenap alam tuk hening memuja

Bagai bidadari, kau mewujud dalam kembang
Mengalirkan manis madu pada sejuta kumbang
Meski badai bertiup, kau tetap tegak tak tumbang
Ketegaranmu seakan mengapus ragu dan bimbang

Di penghujung musim berselimutkan mega,
Bermain-main engkau dengan angin kelana
Dan sang bayu terus saja nakal nekat menggoda
Malu-malu memuji indahmu, angin berkata

Sepoi-sepoi bercanda di antara kelopak lentik
Semilirnya menitipkan embun sepercik
Sebagai sajak rayuan yang lembut menggelitik
Padamu, mawar muda, O yang teramat cantik

Namun musim ini mesti segera berganti
Mengikuti kemana bintang gemintang menunjuk tinggi
Sang angin pergi, berjanji dalam diam tuk kembali
Meski masa depan tak memberi jawaban pasti

Jauh di sini, aku terus menorehkan rindu
Tentang sekuntum mawar di bawah langit biru
Dan aku hanya bisa menerawang membisu
Sebab waktu tak sedang berpihak padaku

Di suatu masa, saat aku kembali datang
Masihkah kau di sana, di hamparan padang
Tak terpetik, hidup bebas dengan riang
Menghirup cucuran hujan bersama ilalang

Dan jikalau akhirnya takdir kemudian mengijinkan
Kuundang kau ke tanahku di sebrang lautan
Kugenggam benihmu, kubawa pulang dalam hembusan
Kutanam, dan selamanya kurawat di tengah taman.

_leoroses™

Jumat, 30 Januari 2009


Tulisan saya mengenai TELEPATI, ternyata memperoleh sambutan luar biasa banyak, khususnya lewat e-mail "japri". Banyak yang menanyakan lebih jauh mengenai Telepati, bisakah buat mencari jodoh, dan harta, bagaimana cara belajar Telepati dengan cepat, dll. Bahkan banyak dari mereka ini ingin berguru langsung ke saya. Wah...rupanya yang ingin bisa melakukan Telepati banyak juga ya... sebagian besar dari mereka... berdasarkan ANALISA TELEPATI saya ternyata ingin punya kemampuan DAYA LINUWIH... memiliki kekuatan semacam ORANG SAKTI gitu...hehehehe...

Sebenarnya untuk memiliki DAYA LINUWIH semacam salah satunya TELEPATI ini yaa mudah saja toh. Ikuti saja petunjuk saya di blog leoroses ini secara lengkap, dan dipraktekkan gitu. Jangan cuma dibaca saja. Sekali lagi...DIPRAKTEKKAN DENGAN FOKUS, SERIUS dan DIHAYATI PENUH PERASAAN EMOSI JIWA. Tidak ada yang instan di sini. Dibutuhkan suatu PROSES, dan penghayatan proses. Paham?!

Diantara mereka yang ingin tahu lebih jauh mengenai TELEPATI ini, ada satu orang yang menanyakannya dengan bahasa lain, yaitu rekan motivator muda berbakat, juga penulis buku bestseller bernama Agus Riyanto. Rekan ini menanyakan ke saya, adakah hubungan antara TELEPATI dan LOA? Nah... saya sendiri juga nggak tahu, ada hubungannya nggak ya? Hwekekek... Lha wong saya saja nggak pernah membaca buku-buku LOA. Saya hanya memahami LOA sebatas kemampuan berpikir dan perasaan saya saja. Lagi pula LOA kan kependekan dari Law Of Attraction, jika diterjemahkan secara bebas artinya kan Hukum Tarik-Menarik, Hukum Daya Tarik, Hukum Ketertarikan, atau Hukum Tarik-Tarikan? Hehehe...pokoknya HUKUMNYA sekitar kata TARIIKKK deh... jadi kan gampang aja tuh menerjemahkannya.

Ok, kembali ke Laptop (hiks...sudah dilarang tayang oleh pemerintah, gara-gara Sumanto)... masalah hubungan TELEPATI dan LOA, jika mencoba memaknai arti katanya, kelihatannya memang bisa saja berhubungan...karena di dalam makna kata keduanya, masing-masing mengandung makna kata TELE...yang artinya "bisa dari jauh", misalnya Telemarketing... kan maksudnya bisa memasarkan atau berpromosi produk dari jarak jauh, nggak perlu langsung bertatap muka, entar bisa benjol kekekekek... bisa dilakukan lewat Telepon, nah yang ini bisa diartikan bercakap-cakap dari jarak jauh.

Jelasnya berdasarkan pengalaman saya sendiri begini, saya mengenal istilah TELEPATI ini sudah jauh lebih awal berpuluh-puluh tahun yang lalu, dibandingkan dengan istilah LOA, yang baru 2-3 tahun saja muncul di muka bumi ini...meskipun pada hakekatnya berabad-abad yang telah silam...LOA juga sudah ada, mungkin beda namanya saja kali.

Sejak saya mengenal Telepati itu, saya selalu mencoba melakukannya, nggak peduli apakah berhasil atau tidak. Pokoknya saya lakukan saja...wong yaa nggak bayar, nggak mengeluarkan biaya apa pun, soalnya yang mengajarkan saya itu...KAKEK saya sendiri, jadi GRATIS... hahaha. Ternyata, peribahasa "bisa karena terbiasa" itu memang benar. Kalau saya menginginkan segala sesuatu, pastinya saya melakukan upaya TELEPATI lebih dulu untuk melancarkan TUJUAN saya itu. Dan memang terbukti berhasil. Memang beberapa sih ada yang nggak sesuai harapan, tapi no problem...yang jelas sebagian besar upaya Telepati yang saya lakukan menuai sukses besar! Yang nggak sesuai harapan, itupun cukup memuaskan hasilnya...yang penting saya selalu bersyukur... Alhamdulillah.

Nah, mungkin sekelumit tulisan saya di atas, bisa memberikan gambaran buat Anda, adakah hubungan antara TELEPATI dan LOA. Kalau menurut pemahaman saya sih, yaa ada hubungannya, dan kurang lebih sama, proses kerja antara TELEPATI dan LOA ini. Cuma sekarang aja, banyak orang terkesan lebih semarak membahas istilah LOA, karena kehebatan promosi dan marketing buku-buku LOA tulisan orang bule sana. Oleh karena itu, Anda sekalian saya persilakan mencari sendiri, hubungan antara TELEPATI dan LOA...berdasarkan pengalaman Anda sendiri.

Tulisan-tulisan saya sendiri tentang LOA, itu juga nggak pernah saya baca buku-buku LOA. Saya hanya coba melakukan upaya TELEPATI, mengenai apa itu LOA yang sangat heboh dibicarakan banyak orang di negeri ini....dan hasilnya saya tulis saja di blog saya sendiri ini. Jadi kalau Anda membaca tulisan-tulisan di Blog saya ini, lebih banyak berdasarkan pengetahuan dan pengalaman lahir maupun batin saya, dijamin nggak ada daftar pustakanya...hehehehe... pokoknya asal tulis saja deh, sebisanya. Kan bebas menulis di blog sendiri...yaa nggak?!

Ok deh, sekian saja sharing pengetahuan dan pengalaman saya tentang TELEPATI dan LOA ini. Semoga bisa menambah wawasan berpikir dan berperasaan Anda semua, yang mampir Blog saya ini. Terima kasih yaa.